Wakil Wali Kota Janji Tak akan Gusur PKL
Mataram (APKLI KOTA MATARAM) -
Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana berjanji, Pemkot Mataram tidak akan pernah melakukan penggusuran terhadap PKL di kota ini. Sebaliknya, mereka akan ditata sedemikian rupa sehingga tidak mengganggukeindahan kota. Hal itu disampaikan Mohan di saat menutup Diklat Manajemen Bisnis Kuliner bagi PKL di Kota Mataram di Hotel Lombok Raya, Sabtu (8/10).
Pada bagian lain, Mohan meminta kepada 50 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Manajemen Bisnis Kuliner mampu menjadi PKL yang lebih professional. Baik dalam memberikan pelayanan maupun pengemasan sebagai bentuk implementasi dari Diklat yang telah diikuti selama empat hari.
Menjadi PKL professional, kata Mohan, sangat penting di tengah ketatnya persaingan bisnis kuliner saat ini. Tentunya persaingan yang sehat. Hal itu tentu dipengaruhi oleh faktor kondisi Kota Mataram yang cukup kondusif sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengunjung yang datang. “Diklat inilah menjadi salah satu upaya mempersiapkan diri menciptakan persaingan sehat,” ujarnya.
Terkait dengan itu, Wakil Wali Kota sangat berterimaksih dan berharap ke depan Pemerintah pusat dapat memberikan dukungannya dalam bentuk lain sebagai tindak lanjut dari Diklat tersebut. Misalnya dalam bidang fisik yang dibarengi dengan pemberdayaan sumber daya manusi (SDM) serta kemasan. “Kendati PKL di Kota Mataram semakin marak, namun Pemkot Mataram menyatakan tidak akan pernah melakukan penggusuran PKL, sebaliknya dilakukan penataan-penataan agar tidak mengganggu kenyamaan serta keindahan di Kota Mataram,” tambahnya.
Kepala Pusat Diklat Kementerian Perdagangan Ir. Rahayubudi berjanji akan datang kembali ke Kota Mataram untuk melakukan pembinaan lebih lanjut. Namun, sebelum menentukan program yang akan diberikan terhadap para PKL, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan evaluasi terhadap apa yang menjadi kebutuhan pembinaan mendesak PKL. “Pembinaan lanjutan bagi PKL di Kota Mataram tampaknya akan lebih mudah, karena mendapat dukungan penuh dari Kepala Daerah serta SKPD terkait,” ujarnya.
Kegiatan penutupan Diklat ditandai dengan pelepasan tanda peserta oleh Wakil Walikota serta pemberian sertifikat bagi 50 peserta secara simbolis. Sekedar mengingatkan 50 PKL tersebut merupakan PKL di Jalan Veteran, Jalan Peresean dan Jalan Gebyar yang saat ini lapak mereka sedang ditata dan direncanakan akan diresmikan pada Selasa (11/10) besok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar